• 29

    Dec

    Mandeg

    Pikiran tak bisa diajak kompromi untuk menghasilkan sebuah karya?. Untuk orang yang terbiasa melahirkan oretan-oretan artikel, opini dan semacamnya, suasana mandeg adalah hal paling membosankan. Maka tak jarang kebanyakan penulis pemula maupun profesional, ketika suasana hening mencekam dalam suatu tempat pada suatu kesempatan, dari mereka lebih banyak memilih tempat sepi dan cerah yang berpotensi menghasilkan ide lagi, dan bisa menyegarkan kinerja otak. Bagi penulis besar, mandeg dalam mendapatkan ide adalah hal paling menakutkan. Oleh karena itu, penulis identik dengan membaca yang banyak. Sudah menjadi rahasia umum, kalau mau menulis maka kunci utamanya adalah membaca sebanyak-banyaknnya apa yang bisa dibaca, dimana saja dan kapan saja. Menulis dan membaca adalah satu kesatuan yang tak
  • 15

    Jan

    Menggugah Kesadaran Pengendara Motor

    Tak perlu lagi kita menghitung berapa kecelakaan yang terjadi atau melihat berapa angka kecelakaan yang melibatkan sepeda motor. Seakan menjadi lumrah para pengendara motor yang memacu motor dengan ugal-ugalan, ngebut sembarangan di tengah keramaian, saling salip kiri salip kanan tanpa tanda ataupun kode lampu. Kiranya saya tidak terlalu panjang lebar apalagi untuk mengajak berkendaraan aman, apalagi sampai membacakan Undang-Undang Lalu Lintas Angkutan Jalan No. 22 Tahun 2009 seperti kebanyakan pihak berwenang. Sesungguhnya sudah banyak terpampang di spanduk tau baliho yang menghiasi perempatan jalan, tempel stiker, seminar-seminar, bahkan sosialisasi yang gencar soal keamanan berkendara, tapi hasilnya tetap nihil. Keselamatan dalam berkendaraan harusnya menjadi resolusi tahun 2011 ini, b
  • 13

    Jan

    Menaklukkan Rasa Malas (?)

    Bukan hal mudah melawn rasa malas, apalagi utuk hal-hal kebaikan. Begitu besar godaan yang datang, hingga perasaan-perasaan tidak penting sekalipun bisa mempengaruhi keputusan kita untuk mengerjakan sesuatu yang sesungguhnya (seandainya dikerjakan) banyak memberikan hasil positif bagi diri kita sendiri. Saat seperti ini bagitu lemahnya kita, padahal ini buka karena kelemahan kita sendiri, tapi karena kita melemmahkan dengan sendiri dengan mengikuti rasa malas kita, kadang cendrung mengikuti hawa nafsu kita yang jelas-jelas akan membawa pada penyesalan di kemudian hari. Ini memang ironis, kita tidak bisa ‘congka” sama rasa malas kita. Benar apa yang disabdakan Nabi Muhammad pada abad-abad yang telah berlalu, bahwa orang yang kuat adalah mereka yang bisa menaklukkan hawa nafsuny

Author

Follow Me